Dalam Pengenalan Ilmu Kimia dijelaskan tentang ilmu kimia, yaitu cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari struktur dan sifat-sifat meteri, perubahan suatu materi menjadi materi yang lain, serta energi yang menyertai perubahan materi. Ringkasnya, ilmu kimia adalah ilmu tentang materi.
Dari makna ilmu kimia sendiri memunculkan sebuah pertanyaan, apakah materi itu?
Sebelum tahu arti materi, apa saja yang termasuk materi?
Yang termasuk ke dalam materi antara lain air, pasir, batu, manusia, hewan, bumi, udara, bahkan alam semesta.
“Materi merupakan segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang”
Perlu diingat pengertian massa tidak sama dengan pengertian berat, meskipun kita sering mengidentikannya. Massa (m) adalah ukuran bertahannya suatu benda terhadap perubahan kecepatan, sedangkan berat (W) adalah gaya yang menyatakan besarnya tarikan gravitasi (g) terhadap suatu benda yang bermassa.
W = m . g
Manusia dapat mengenal suatu materi serta dapat membedakan materi yang satu dengan yang lainnya berdasarkan ciri khas yang dimiliki oleh masing-masing materi tersebut. Ciri khas dari masing-masing materi disebut dengan sifat-sifat.
Contohnya, antara air dan bensin, berikut ciri-ciri yang dimiliki oleh keduanya:
Air tak berwarna sedangkan bensin berwarna kuning, air tidak berbau sedangkan bensin berbau khas, air tidak terbakar sedangkan bensin mudah terbakar.
Sifat-sifat suatu materi dapat dikelompokkan menjadi sifat ekstensif dan intensif.
Sifat ekstensif adalah sifat yang bergantung pada bentuk, ukuran dan jumlah zat (kuantitas). Contohnya, massa, volume, panjang, kalor.
Sifat intensif adalah sifat yang tidak bergantung pada bentuk, ukuran dan jumlah zat (kuantitas). Contohnya, massa jenis, warna, bau, rasa, kekerasan, daya hantar listrik, mudah tidaknya terbakar.
Sifat-sifat intensif dapat dikelompokkan lebih lanjut menjadi sifat fisika dan sifat kimia.
Sifat-sifat fisika merupakan sifat-sifat yang tidak berhubungan dengan pembentukan zat baru (sifat yang terkait dengan keadaan fisika), seperti: wujud, warna, kelarutan, kerapatan, daya hantar listrik, titik didih, titik leleh dll.
Sifat-sifat fisika merupakan sifat-sifat yang berhubungan dengan pembentukan zat baru, seperti: kereaktifan, kestabilan, dapat terbakar, dapat berkarat dll.
Literatur:
1) Anshory Irfan. 1988. Mudah Memahami Kimia SMA 1A. Armico. Bandung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar